music

anic arnica ngobor kodok
Zara Larsson - Ain't My Fault

Rabu, 01 Februari 2012

mengenal komponen komputer

Buat yang baru belajar make atau mngenal komputer, silakan dibaca Kita mulai yuk.
Komputer terdiri dari 3 hal yaitu software, hardware dan brainware.
Software merupakan perangkat lunak (tak tampak) yg berupa program, aplikasi, dan data2 file. Hardware adalah perangkat keras (tampak) yg secara fisik terlihat berupa monitor, CPU dll. Sedangkan Brainware ya kita2 ini sebagai petugas operasional komputer :-P
Nah, sebelum lebih jauh, kita bahas dulu proses menghidupkan komputer yuk…
1. Menyalakan komputer
Setelah kita melakukan BIOS (Basic Input Output System) yaitu menghidupkan komputer dengan menancapkan kabel diikuti dengan menyalakan Stavolt dan terakhir menekan tombol Power, maka langkah selanjutnya adalah POST (Power On Self Test) yaitu proses penampilan informasi hardware yg tertanam dikomputer kita. Setelah sukses, BIOS akan menjalankan Operating System.
Operating System atau sistem operasi adalah software yg digunakan untuk
mengelola seluruh isi komputer kita mulai dari hardware sampe program2 yg kita instal. Sistem operasi yg paling banyak digunakan warga Indonesia adalah Microsoft Windows dan Linux.
2. Komputer dan Komponennya.
Komponen komputer bisa kita pisah menjadi komponen dalam dan komponen tambahan (peripheral). Komponen dalam komputer berupa CPU, Motherboard, RAM, Hard drive (CD/DVD drive, Floppy Drive, Hard disk), dan juga kartu2 seperti Sound Card, VGA Card, TV Tuner Card dll. Sekarang kita bahas lebih rinci lagi ya.
2.1. Prosesor (CPU)
Prosesor atau CPU (Central Processing Unit) adalah chip yg terdiri dari
jutaan transistor. CPU berfungsi sebagai otaknya komputer dalam memproses data.
Untuk komputer kelas desktop, standar menggunakan Prosesor Intel
Pentium 4 atau Prosesor AMD Athlon 64. Semakin berat program yang
dijalankan, maka tuntutan prosesor dengan kapasitas besarpun lebih besar.
2.2. Motherboard
Motherboard memiliki beberapa fungsi penting yaitu untuk menentukan dan mengatur alat yg akan dipasangkan di komputer, selain itu juga mengontrol komponen komputer dan menentukan kemampuan sistem.
Oleh karenanya Motherboard merupakan komponen utama dalam komputer. Yah, kalo bicara motherboard rasanya gak bakal selesai, so singkat aja Motherboard memiliki komponen penting seperti soket, chipset sistem dan bermacam slot seperti slot prosesor, slot RAM, slot Ekspansi, dan juga port-port yg gak kalah penting dalam kegiatan berkomputer ria seperti port USB, mouse, keyboard, port untuk printer firewire, dsb. pokoknya penting deh. Tapi hati2 kalo mau mengganti motherboard, karena soket menentukan jenis prosesor yg akan kita gunakan.
2.3. RAM (Random Access Memory)
RAM adalah komponen komputer yg berfungsi sebagai memori atau penyimpan data sementara ketika kita menjalankan program komputer.
Jadi, begitu komputer mati, data yg terekam pd RAMpun terhapus.
Gampangannya begini, apabila kita termasuk pengguna program2 berat dan sekaligus banyak, kebutuhan akan RAMpun (Pastinya bukan RAM Punjabi) semakin besar. Setidaknya minim komputer kita sudah mempersunting memori 256MB.
2.4. Kartu VGA
Sering pula kita sebut kartu video dan kartu grafis. Kartu Video ini berguna untuk mengolah tampilan (display) pada layar komputer kita. Kartu video sangatlah penting karena menentukan kualitas gambar.
2.5. Kartu Suara Kartu suara juga memegang peranan penting. Karena kartu ini berfungsi sebagai input dan output suara.
2.6. Hard Disk Drive (HDD)
Biasanya kita cukup menyebutnya Hard disk. Tentu kita tau Hard disk sangatlah penting karena berguna sebagai media penyimpanan (Storage) data2 dan program bahkan sebagai boot device utama komputer.
Hard disk berbeda dgn RAM. Hard disk bisa menyimpan data secara permanen meski komputer dalam keadaan mati. Semakin besar kapasitas suatu hard disk, maka data yg bisa disimpanpun semakin banyak.
2.7. Floppy disk (Disket)
Kita mungkin sudah hampir melupakan komponen satu ini. Tidak heran kalo sudah banyak yg meninggalkannya karena selain jadul, media penyimpanan berbentuk kotak tipis ini juga memiliki banyak kelemahan diantaranya berdaya tampung sangat minimalis (tak lebih dari 1,44MB) dan data yg tersimpanpun rawan rusak.
2.8. USB Flash Drive
Media penyimpanan yg biasa kita sebut Flash disk ini memang selain praktis, daya tampungnyapun sudah cukup besar.
2.9. CD Drive
Apabila kita ingin membakar CD, maka kita membutuhkan CD Drive yg berfungsi untuk membakar (Burning). Biasanya kita sebut dengan CD-RW. Sedangkan kalau kita hanya memiliki CD Rom biasa, artinya CD Drive kita hanya bisa digunakan untuk membaca.
2.10. CD (Compact Disc)
Setidaknya ada 2 tipe keping CD yg kita kenal yaitu CD-R (Recorder) yang hanya bisa ditulisi saja dan CD-RW (ReWritable) yang bisa ditulis berulang-ulang. Untuk kapasitas, CD yang paling banyak beredar adalah CD 80 menit yang mampu menyimpan data sampai 700MB.
2.11. DVD Drive
Sama dengan CD Drive, DVD Drive pun menentukan jenis DVD apa apa saja yg bisa didukung.
2.12. DVD (Digital Versatile Disc)
Pernah pula disebut sebagai Digital Video Disc karena fungsi awalnya sebagai media penyimpan Video. Perbedaan antara DVD dengan CD cukup jelas. Apabila sebelumnya kakak bilang CD hanya mampu menampung data hingga 700MB, maka DVD bisa menampung mulai dari 4.7 GB sampai 17GB. Tapi yg 17GB mahal bo! Harganya bisa lebih
dari 30rb perkeping.
2.13. Casing
Casing adalah tempat disatukannya komponen2 komputer. Kakak masih sempat menikmati yg namanya casing desktop waktu SMP. Casingnya tidur gak berdiri seperti yg sekarang2 ini. Standarnya sih orang menggunakan Casing Mid Tower. Casing jenis ini sudah dilengkapi 5 drive bay eksternal (tempat buat masang CD/DVD Drive) dan 2/3
drive bay internal juga FDD serta memiliki pendinginan yg cukup.
Disamping itu masih ada Casing Full Tower yg bodinya tinggi (bisa sampe 90cm) tapi tentu saja lebih mahal.
2.14. Power Supply
Komputer2 baru sekarang ini membutuhkan daya yang lebih besar karena semakin tingginya pula keinginan untuk memasang beragam peripheral. Usahakan membeli power supply yg berkualitas daripada nyesel belakangan. Karena kualitas yg buruk bisa merusak komponen komputer yg lain. Didalam sebuah power supply sudah terintegrasi
setidaknya sebuah cooling atau kipas pendingin. Sekedar catatan buat yang memiliki komputer berprosesor super lebih baik menggunakan pendinginan lebih dengan menggunakan Heat Sink. Pemasangan heat sink adalah dengan memasang keping logam pelepas panas diatas komponen komputer yang diinginkan. Sementara heat sink itu sendiri
diletakkan dibawah kipas untuk membuang panas tadi melalui lubang ventilasi.
2.15. Monitor
Monitor adalah salah satu output device terpenting dalam dunia perkomputeran (halah…). Standarnya kita memiliki komputer berukuran 15”. Karena harga LCD sudah mulai terjangkau maka banyak orang yang sudah beralih dari jenis monitor CRT ke LCD. Tentu saja, layar monitor LCD meski lebih mahal memiliki banyak keunggulan diantaranya tidak
merusak mata karena minim radiasi, konsumsi listrik yg lebih kecil dan berbodi tipis sehingga lebih ringan dan mudah dipindah-pindah.
2.16. Keyboard
Kalau monitor adalah out device utama, maka keyboard adalah input device utamanya. Seperti kita tau keyboard digunakan untuk mengetikkan bermacam perintah dan juga data untuk kemudian diolah oleh komputer kita. Saat ini kibor dengan teknologi wireless atau nirkabel sudah mulai banyak digunakan para pengguna komputer desktop. Keunggulan kibor jenis ini tentu saja agar tidak dibatasi kabel. Bisa mengetik dari sekian
jarak. Bahkan ada yg sudah memakai virtual kibor segala. Kakak tau pas nonton Pimp My Ride di Tipi.
2.17. Mouse
Mouse pertama kali dikenalkan pada tahun 1984. Ada 3 jenis mouse yang kita kenal yaitu wheel mouse, mouse optik, dan mouse laser.
• Wheel mouse
Mouse jenis ini sudah banyak ditinggalkan orang karena ketidak-praktisannya (mesti bersihin bola segala). Selain itu pointernya juga suka nyendat2 dan kurang akurat.
• Optical Mouse
Mouse ini sudah tidak menggunakan bola lagi melainkan LED (Light Emitting Diode) berwarna merah untuk menyinari permukaan.
Keunggulannya dibanding wheel mouse adalah lebih tahan lama, tidak mudah kotor, pointer jalan mulus dan bisa digunakan tanpa bantuan mouse pad.
• Laser mouse
Sebenernya mouse laser ini adalah pengembangan dari mouse optik.
Kalau mouse optik masih memancarkan sinar merah, maka mouse ini sudah tidak lagi atau hampir gak keliatan. Kelebihannya dibanding mouse optik, dia bisa digunakan hampir dipermukaan apapun termasuk kalo kita lagi lesehan diwarnet cukup modal paha udah oke.
Sama halnya dengan kibor, teknologi mousepun sudah merambah wireless. Maka terciptalah mouse teknologi nirkabel yaitu mouse bebas kabel.
Nah, kesimpulan dari mouse yg lumayan banyak jenisnya ini kalo mau beli baru tentukan mouse berdasarkan kemudahan,
kepraktisan dan tentu saja jangan maksa beli wireless mouse kalo
kantong cuma cukup buat nraktir temen es dawet di GOR Petro (Tridarma) :-D


2.18. Voltage Regulator (Stavolt)
Kondisi tegangan listrik yang tidak stabil seperti yang sering terjadi di Palu akhir2 ini (Untung kakak gak ikut Umi pindah Palu xixixii) sangatlah membahayakan perangkat komputer. Oleh karena itu, penggunaan Voltage Regulator atau biasa kita sebut Stavolt sangatlah penting. Stavolt yg baik mampu menstabilkan tegangan yg naik turun dengan baik pula. Maka dianjurkan (anjuran kakak siy ^_^) agar membeli stavolt yang berkualitas.
2.19. UPS (Uninterrupted Power Supply)
Fungsi UPS adalah untuk mempertahankan supply listrik. Jadi, kalo tiba2 listrik padam, komputer tidak akan langsung mati. Logikanya UPS juga bisa membantu keawetan komponen komputer. Biasanya UPS berkualitas baik sudah sekalian berfungsi sebagai stavolt. Jadi tidak perlu menggunakan stavolt lagi.sory kalo ane pake bahasa jadul,sebab ane orangnya jadul ckakakakakaka.
semog bermanfaat......

cara bongkar blok silinder

Berikut ini urutan pembongkaran kepala silinder pada sepeda motor (Honda C100

  • Lepaskan bodi tengah
  • Lepaskan tutup busi dan kepala busi
  • Lepaskan tutup sprocket noken as sebelah kiri
  • Lepaskan Knalpot
  • Lepaskan manifold
  • Lepaskan tutup lubang pemutaran poros engkol dan tanda timing
  • Lepaskan tutup-tutup lubang penyetelan katupTANDA NOKEN AS
  • Putar poros engkol berlawanan arah jarum jam sampai tanda “O” pada sprocket noken as bertepatan dengan tanda penyesuaian pada kepala silinder  
  • Lepaskan baut-baut pemasangan sprocket noken as dan keluarkan sprocket
  • Lepaskan baut yang mengikat kepala silinder dengan silinder
  • Lepaskan empat buah mur dan cincin pemasangan tutup kepala silinder KEP SILINDER
  • Lepaskan tutup kepala silinder
  • Lepaskan gasket tutup kepala silinder
  • Lepaskan kepala silinder
  • Lepaskan gasket kepala silinder
  • Lepaskan tutup samping kanan kepala silinderTUTUP KANAN
  • Sekrup sebuah baut pada ujung poros pelatuk dan tarik keluar dari dalam kepala silinderPOROS PELATUK



  • Lepaskan pelatuk, plat stopper dan noken as
  • Lepaskan kuku katup, pegas dan katup
  • Bersihkan seluruh komponen dengan cairan pembersih
  • Amati dan identifikasi komponen-komponen

komponen pada blok head/klep

1.    Noken As (Camshaft)
camshaft    Fungsi dari noken as adalah untuk mengatur waktu membuka dan menutup  klep melalui bentuk gunung-gunung di noken as sehingga klep bisa teratur pada saat motor bekerja. Kerusakan yang sering terjadi, bagian gunung-gunung noken as mengalami keausan sehingga timbul suara kasar/berisik pada kepala silinder.
2.    Pelatuk Klep(Rocker Arm)
rocker-arm-cutoutKetika mesin bekerja, pelatuk klep berfungsi sebagai perantara putaran noken as guna mengatur buka tutup klep. Gerakan berputar dari noken as diubah menjadi naik turun pada klep oleh pelatuk klep. Gerakan naik turun ini diatur oleh gunung-gunung noken as.

3.    Klep (Valve) 
     Klep terdiri  dari dua macam
klep    -    Klep masuk, yang berfungsi mengatur jalan masuk udara dan bahan bakar dari karburator ke ruang bakar
    -    Klep buang, yang berfungsi mengatur jalannya pembuangan gas sisa pembakaran ke knalpot dan  diteruskan ke udara bebas.
    Agar kinerja motor optimal, celah antara klep dan pelatuk klep harus disetel setiap 2000 km dengan ukuran yang sudah ditentukan oleh pabrik motor.

4.    Sil Klepsilklep 
     Sil klep dipasang di bos klep dimaksudkan agar oli yang terdapat di kepala silinder tidak bocor ke ruang bakar melalui celah antara batang klep dan bos klep. Kerusakan yang sering terjadi adalah sil pecah atau keras, ditandai dengan adanya asap putih tipis di knalpot ketika mesin dihidupkan.
 
5.    Bos Klep
    Bos klep berfungsi sebagai jalur bergeraknya batang klep. Bila bos klep telah aus/longgar di bagian knalpot akan timbul asap putih tipis dan perbaikannya harus diganti dan pemasangannya di tukang bubut.
6.    Per Klepperklep 
    Setelah klep terbuka akibat tekanan dari pelatuk klep, per klep akan mengembalikannya ke posisi semula sehingga menutup.
 
7.    Topi dan Kuku Pengunci Klep
    Berfungsi untuk menahan per klep agar tidak lepas dan dapat bekerja dengan baik.

cara seting valve/klep motor



Peringatan : setelan klep yang benar atau salah akan mempengaruhi terhadap performa mesin Sepeda Motor.

Berikut ini cara-cara ringkas yang tepat menyetel klep pada Sepeda Motor Honda.

1.    Persiapkan alat-alat antara lain:
·                 Obeng (-) besar
·                 Kunci T 17 (untuk motor Supra X 125/Karisma)
·                 Kunci T 14 (untuk motor Supra Fit, Tiger)
·                 Ring 8-9 (untuk motor tipe bebek)
·                 Ring 10-11 (untuk motor tipe Sport)
·                 Ring 17 (untuk motor tipe Sport)
·                 Ring 24 (untuk motor tipe bebek)
·                 Fuller gauge 1set
·                 Valve Adjusting wrech (kunci klep)
2.         Buka kedua tutup klep (In dan Ex) dengan menggunakan kunci Ring 17(tipe bebek) atau Kunci Ring 24(tipe Sport)
3.    Awalnya posisikan agar kondisi valve bebas atau posisi piston pada Titik Mati Atas (TMA), dengan cara buka tutup magnet pada blok mesin kiri dengan menggunakan Obeng (-) besar (ada 2 buah ), pergunakan kunci Ring 14/17 untuk memutar poros engkol berlawanan dengan jarum jam,
4.    Sambil memutar poros engkol, perhatikan pada saat valve In bergerak, lihat pada lubang kecil di blok magnet, posisikan tanda T pada garis lurus di lubang kecil blok magnet,
5.    Kemudian pegang dan gerak-gerakkan kedua klep untuk memastikan keduanya sudah dalam posisi bebas,
6.     Jika langkah diatas sudah benar, maka lakukan penyetelan valve dengan ukuran untuk tiap-tiap motor sbb:
·                Tipe Sport (Tiger,Mega Pro,GL Pro,Phantom) ukuran = 0,10mm (±0,01mm).
·                Tipe Bebek (Supra Fit, Grand, Legenda, Supra X, Win, GL 100) ukuran celah klep = 0,05mm (±0,01mm).
·                Tipe Bebek (Supra X 125, Karisma, Kirana) ukuran celah klep = 0,03mm (±0,01mm)
·                Tipe Matic (Vario) ukuran celah klep ( Klep In : 0,15mm (±0,01mm) Klep Ex : 0,26mm (±0,01mm) )
Cara penyetelannya adalah, kendorkan mur pengikat tappet adjuster (baut stelan klep) dengan menggunakan Ring 8-9 / 10-11,
  1. Lalu letakkan Fuller gauge sesuai ukuran celah klep kedalam ujung batang klep, putar tappet adjuster(baut stelan klep) sampai terasa apabila fuller gauge di tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa,
  2. Kemudian keraskan lagi mur stelan klep dan cek ulang hasil stelan klep tadi, sampai hasilnya tepat, (bila fuller gauge terasa ditarik seret dan di dorong tidak bisa),
  3.  Tutup kembali semua komponen yang tadi dibuka kemudian rasakan hasilnya. MANTAP!

    Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.

Pengetahuan Tentang Busi

Tipe-Tipe Busi :

- Busi Standart
Busi standar dipakai pada mesin bensin, kendaraan roda-4 (mobil), maupun kendaraan roda-2 (motor) untuk pemakaian sehari—hari
- Busi Resistor
Sistem Kelistrikan pada kendaraan dengan teknologi digital atau elektronik (EFI) dengan arus kecil dengan terganggu dengan pemakaian busi standard,
Gangguan tersebut juga bisa dirasakan pada televisi dan radio akibat interfrensi gelombang

-Busi Platinum (ZU)
Busi platinum dirancang untuk pemakaian sehari-hari maupun untuk racing. Dengan daya hantar platinum yang lebih baik, menjamin unjuk kerja mesin lebih baik walaupun pada suhu tinggi dan beban berat.
Kebutuhan tegangan busi platinum juga lebih kecil dibanding busi standar sehingga memberikan kemudahan start.

-Busi Iridium
Busi Iridium adalah busi generasi baru dengan ujung elektroda positif berdiameter 0,7 mm untuk pemakaian standar dengan umur pemakaian lebih panjang.
Sedangkan diameter 0,4 mm merupakan yang terkecil didunia dipakai untuk kecepatan tinggi atau balapan.
Bahan ujung inti elektroda yang digunakan adalah campuran Iridium dan Rhodium (Iridium alloy).
Keiistimewaan Busi Iridium antara lain dapat menambah campuran bahan bakar udara yang miskin sehingga meningkatkan performa pembakaran baik pada kondisi idle maupun saat berkendara.
Kebutuhan tegangan juga lebih baik disetiap kondisi, demikian juga dengan daya akselerasinya.

info teknik:

Untuk menghasilkan unjuk kerja busi yang baik, diperlukan pemasangan yang baik pula. Pemasangan busi yang salah dapt merusak busi ataupun mesin.

Prosedure :
- pasang busi menggunakan tangan sampai putaran maksimal
- lanjutkan dengan menggunakan kunci busi sebesar setengan putaran
- bila menggunakan kunci mpment, perhatikan tabel di bawah ini

8 mm 0.8 ~1.0 kg.m
10 mm 1.0~1.2 kg.m
12 mm 1.5~2.0 kg.m
14 mm 2.0~2.5 kg.m
18 mm 3.0~4.0 kg.m

Tingkat Panas Busi

Tingkat panas busi adalah kemampuan busi dalam menyerap & membuang panas.
Menurut tingkat panasnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu Busi Dingin & Busi Panas.
Tingkat panas busi ditunjukan dengan nomor tingkat panasnya.

Kondisi Busi Normal:
-Insulator terlihat coklat atau keabu-abuan. Hanya sedikit terdapat bekas pembakaran yang menutupi electroda-electrodanya.
-Mudah dihidupkan, juga pada putaran mesin tinggi ataupun rendah, mesin bekerja dengan baik.

Kondisi Busi Abnormal:

-KOTORAN OLEH KARBON (CARBON FOULING)
Ciri: Insulator dan elektroda tertutup oleh lapisan serbuk karbon kering berwarna hitam.

Kondisi Mesin: Mesin susah dihidupkan, mesin tidak stabil pada kecepatan rendah. Penambahan kecepatan tidak bekerja lagi, dan terjadi mesin mati.

Penyebabnya:
1. Kesalahan pemakaian nomor tingkat panas busi.
2. Campuran bahan berlebihan (Karburator banjir).
3. Saringan udara tersumbat (kotor)
4. Bahan bakar tidak baik mutunya
5. Terlalu lama dipakai pada kecepatan rendah
6. Cuk tidak pada posisi off
7. Kelambatan pada waktu penyalaan

Solusi:
1. Penggunaan bahan bakar yang baik
2. Diperlukan perbaikan (service).
3. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil)

-KOTORAN OLEH OLI (OIL FOULING)
Ciri: Basah oleh oli yang melapisi permukaan insulator dan elektroda. Kelihatan hitam dan basah.

Kondisi Mesin: Hampir 90% gangguan mesin yang disebabkan oleh busi, dikarenakan kotor oleh endapan karbon (carbon fouling), kotor oleh endapan oli dan kotor oleh endapan timah hitam.

Penyebabnya:
1. Kerusakan pada piston ring (piston ring aus) atau renggangnya klep tidak tepat.
2. Campuran gas bensin dan udara berlebihan (terlalu banyak bensin)
3. Pada mesin 2 tak, campuran oli terlalu banyak/melebihi pemakaian standar.
4. Mesin baru saja turun mesin (overhaul) dimana pada waktu pemasangan bagian mesin menggunakan banyak oli
Solusi:
1. Ganti/perbaiki bagian mesin yang sudah aus/rusak.
2. Stel/bersihkan karburator.
3. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil)
4. Pada mesin 2 tak, stel pompa oli sesuai dengan standar
5. Gunakan Spesifikasi oli mesin yang tepat (sesuai Standar) dan bermutu baik.

-KOTORAN OLEH TIMAH HITAM
Ciri: Insulator berwarna kuning juga coklat

Kondisi Mesin: Mesin terasa tersendat-sendat pada waktu menambah kecepatan (akselerasi) atau pada waktu kecepatan tinggi.

Penyebabnya: Bensin yang bercampur dengan senyawa timah hitam. Bekas pembakaran senyawa ini, menempel pada ujung busi. Bila kendaraan akselerasi atau dengan kecepatan tinggi, senyawa itu akan meleleh sehingga menimbulkan kebocoran listrik dan kegagalan pembakaran.
Solusi:
1. Gantilah busi dengan nomor tingkat panas busi yang setingkat lebih panas (nomor kecil)
2. Pergunakan bensin premium
3. Jangan mengemudi dengan kecepatan rendah terlalu lama

-KOTORAN OLEH ENDAPAN (DEPOSIT FOULING)
Ciri: Endapan sisa penbakaran atau kerak busi, banyak menempel pada permukaan insulator dan elektroda busi dengan warna yang bermacam-macam.

Kondisi Mesin: Terasa ada gangguan pembakaran pada waktu menambah kecepatan atau pada waktu kecepatan tinggi.
Penyebabnya:
1. Oli yang dipakai kurang baik mutunya.
2. Saringan udara tidak ada (dilepas).
3. Untuk mesin 4 tak, oli mesin naik ke ruang bakar (piston & piston ring aus).
Solusi:
1. Perbaiki/ganti bagian yang rusak.
2. Perbaiki/ganti saringan udara.
3. Pergunakanlah oli yang bermutu baik dan campuran yang tepat
4. Gunakan Spesifikasi oli mesin yang tepat (sesuai Standar) dan bermutu baik.

-PANAS BERLEBIHAN (OVER HEATING)
Ciri: Bagian insulator berwarna putih pucat dan elektroda-elektrodanya terbakar berwarna keungu-unguan serta terlihat aus. Bila kondisi ini diteruskan, ujung-ujung elektrodanya dapat meleleh.

Kondisi Mesin: Tenaga mesin menjadi hilang dan kecepatan pun berkurang. Hal ini timbul apabila dalam kecepatan tinggi, pendakian yang lama atau dengan muatan yang berat. Bila elektroda busi sudah meleleh, pistonpun dapat menjadi rusak (berlubang).
Penyebabnya:
1. Kekeliruan memilih nomor tingkat panas busi.
2. Waktu penyalaan (ignition timing) terlalu cepat.
3. Sistim pendinginan kurang baik.
4. Campuran gas bensin dan udara terlalu tipis (terlalu banyak udara).
Solusi:
1. Pergunakanlah busi dengan nomor tingkat panas busi (heat range) yang setingkat lebih dingin.
2. Sesuaikanlah waktu pengapian (ignition -> timing).
3. Periksa/perbaiki sistim pendinginan
4. Stel dan bersihkan karburator.

perbedaan cdi ac dan dc

Mengetahui jenis pengapian sepeda motor sangat penting untuk melakukan perbaikan kelistrikan maupun menerapkan berbagai aplikasi pendukung kelistrikan semisal kunci rahasia, alarm dan pekerjaan penting lainnya. Selain itu, dengan mengetahui seluk beluk pengapian sepeda motor akan lebih mudah melakukan trouble shooting atau analisa kerusakan.
Kurangnya pengetahuan tentang jenis pengapian bisa berakibat fatal terhadap proses perbaikan, analisa kerusakan bahkan terhadap keselamatan kerja. Adapun untuk pemasangan aplikasi yang lain semisal pemasangan kunci rahasia dan alarm justru bisa merusak salah satu komponen system pengapian itu sendiri maupun komponen yang akan di aplikasi. Untuk itu disini kami paparkan perbedaan signifikan terkait jenis pengapian AC dan pengapian DC
Pengapian AC Pengapian DC
Tidak ada sekering pengapian Ada sekering pengapian
Suplay arus didapat dari spull CDI Suplay arus didapat dari aki
Kabel kunci kontak lebih dari 2 kabel Kabel kunci kontak kebanyakan 2 kabel
Contoh kendaraan : grand, supra, tiger, prima, f1Z, RX King dll. Contoh kendaraan : shogun, thunder, megapro, supra 125 dll

sytem pengapian pada motor


Sistem Penggapian merupakan salah satu sistem dimana pembakaran
campuran bahan bakar-udara yang dikompresikan, terjadi didalam silinder. Daya
diperoleh dari pemuaian gas pembakaran tersebut. Sistem pengapian merupakan
sumber bunga api yang menyebabkan ledakan campuran bahan bakar-udara
tersebut. Tutup distributor dibuat dari injection-molded epoxy resin yang memiliki
daya tahan panas yang tinggi dengan kemampuan isolasi yang kuat. Pada tutup
distributor, terdapat carbon center contact piece yang berhubungan dengan
elektroda pusat yang terbuat dari alumunium ditempatkan pada sisi sekeliling
tutup distributor dan menerima arus tegangan tinggi dari elektroda pusat melalui
rotor. Adapun jenis-jenis dari sistem pengapian antara lain :
a. Konvensional
b. Semi Transistor
c. Full Transistor coil terpisah,dengan pemicu :
Induktif
Hall
Infra merah
d. Pengapian IIA
Pengapian IIA yaitu full transistor coil Integrad di dalam distributor dengan
sistem pemicu :
Induktif
Hall
Infra merah
e. ESA
ESA adalah singkatan dari “Electronic Spark Advancer”dalam sistem ini,
harga saat pengapian optimum disimpan dalam engine control computer untuk
setiap kondisi mesin. Sistem ini bekerja mendektisi kondisi mesin ( putaran
mesin, aliran udara masuk, temperatur mesin dan lain-lain ) berdasarkan singnal
dari setiap engine sensor, selanjutnya menentukan saat pengapian yang optimum
sesuia dengan kondisi mesin dengan mengirim sinyal pemutus arus primer ke
ignition yang mengontrol saat pengapian.
f. DLI {Dstributor Less Ignition}
DLI di sebut juga dengan pengapian tanpa Distributor. Sistem ini
mempergunakan sebuah Ignition coil untuk setiap dua buah busi. ECU{Elekronic
Control Unit} mendistribusikan arus primer ke setiap Ignition coil secara
langsung dan menyebabkan busi meloncatkan bunga api.
Sistem ini mempunyai keuntungan pada ignition coil dapat ditempatkan
didekat busi, kabel tegangan tinggi dapat diperpendek, jadi dapat mengurangi
suara berbisik. Dengan ditiadakannya distributor, maka kerugian internal
discharge dapat dihilangkan dan kebisingan dapat ditiadakan. Dengan adanya
pengurangan komponen yang bergerak, maka kemungkinan ganggguan pad
komonen – komponen akan menjadi lebih sedikit. Karena tidak ada pengaturan
fisik terhadap saat pengapian, seperti jarak side electrode, maka sat pengapian
akan diatur pada sekala yang lebih besar. Pada system pengapian dengan
distributor, bila pengapian dimajukan terlalu banyak, maka arus akan mengalir

macam-macam kerusakan pada motor


Setiap pengguna sepeda motor pasti berharap bisa mengendarainya untuk jangka panjang. Untuk itu pemilik sepeda motor harus memperhatikan perawatan mesin karena kondisi mesin sepeda motor tergantung dari pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya dalam mengendarai. So tak ada salahnya Anda cermati tips dan trik tentang merawat mesin sepeda motor berikut:


- Tanda-tanda kerusakan

Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala yang tidak normal/tidak seperti biasanya pada sepeda motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.


- Cermati kerusakan

Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan
memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah parah. Lebih baik segera Anda bawa ke bengkel.

- Kerusakan beruntun

Apabila sepeda motor Anda mengalami gejala kerusakan yang berturut-turut dan lebih dari satu sebab maka cara yang paling tepat adalah periksalah bagian-bagian yang mudah dicapai terlebih dahulu satu per satu baru kemudian ke bagian-bagian lain. Anda bisa membawanya ke bengkel dengan keterangan yang lengkap jadi akan
memudahkan mekanik nya untuk memperbaikinya.

- Kerusakan kecil

Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran bensin/oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri.

Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.
Nah, tak sulit bukan jika Anda mulai mencoba bersahabat dengan kendaraan sendiri, semakin rajin merawat, tentu semakin sedikit biaya yang bakal anda kelurkan
   Sepeda motor adalah sebuah mesin yang terbuat dari ribuan komponen. Secara umum, pengguna offroad dengan sepeda motor tentu berharap bisa mengendarainya untuk sampai ke tujuan dan tidak mengalami masalah pada saat melalui beberapa handicap yang tidak jarang mampu membuat sepeda motor yang dikendarai mengalami permasalahan. Untuk menghindari potensi masalah yang mungkin terjadi, maka offroader sepeda motor harus memiliki kemampuan penanganan kerusakan yang walaupun sifatnya sementara, tetapi tetap dapat membantu membawa keluar kendaraan dari areal offroad ke areal terbuka, pedesaan atau bengkel terdekat.

Berikut ini tips dan trik tentang permasalahan kerusakan sepeda motor :
  • Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala yang tidak normal / tidak seperti biasanya pada sepeda motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.
  • Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah parah.
Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran bensin / oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri. Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.  



SEPINTAS MENGENAI SEPEDA MOTOR

Didalam dunia sepeda motor, maka dikenal ada 3 (tiga) jenis mesin yang digunakan yaitu mesin 2 TAK, 4 TAK dan battere. Umumnya, kegiatan offroad sepeda motor saat ini dilakukan dengan menggunakan kendaraan sepeda motor dari jenis 2 TAK dan 4 TAK. Apa perbedaannya?

Secara harfiah, sebenarnya yang disebut dengan TAK adalah langkah atau dalam bahasa Inggrisnya disebut dengan STROKE. Dengan kata lain, 2 TAK adalah mesin 2 langkah, sementara mesin 4 TAK adalah mesin 4 langkah. Kembali kepada langkah tersebut, maka langkah disini merupakan proses. Untuk memudahkan pengertian terhadap hal tersebut, maka dapat dijelaskan bahwa proses yang terjadi pada mesin 4 langkah adalah sebagai berikut:

INTAKE – COMPRESSION – POWER – EXHAUST

Sementara, proses ini dipersingkat pada mesin 2 tak yang memiliki ruang dibawah piston yang digunakan untuk pemampatan udara dan kompresi.


BEBERAPA KERUSAKAN SEPEDA MOTOR

Didalam pelaksanaan offroad dengan menggunakan sepeda motor, maka ada beberapa potensi kerusakan yang terjadi diantaranya adalah:
  1. Kerusakan Karburator,
  2. Kerusakan Pengapian.
  3. Kerusakan Rantai,
  4. Kerusakan Perangkat ,
  5. Kerusakan lain-lain


AD.1. Kerusakan Karburator

Kerusakan karburator terjadi sebagai akibat dari beberapa sebab, seperti misalnya masuknya air ke dalam karburator yang menyebabkan proses pembakaran tidak sempurna, atau kemacetan kabel gas. Selain itu, kerusakan karburator juga bisa disebabkan oleh adanya kotoran di dalam pilot jet atau main jet.
 
AD.2. Kerusakan Pengapian

Kerusakan pengapian kerap terjadi tanpa ada ciri-ciri tertentu. Matinya busi, spool, CDI atau Coil dapat terjadi begitu saja tanpa ada gejala sebelumnya.

Kerusakan pengapian merupakan kerusakan yang tidak diharapkan oleh para offroader. Kalau sifatnya masih merupakan sebuah kerusakan ringan, seperti busi, pengantian masih mudah untuk dilakukan. Akan tetapi kerusakan pada spool atau CDI biasanya merupakan sebuah kerusakan yang jarang terjadi. Karena jarang, maka kerap suku cadang pengganti tidak disiapkan. Olah karena itu, sekali kerusakan pada komponen tersebut terjadi, apabila suku cadang tidak tersedia, maka cara yang paling sering dilakukan adalah menarik kendaraan yang mogok ke luar, dan mencari bengkel terdekat.

Bagaimana melakukan identifikasi kerusakan tersebut? Cara yang paling mudah adalah dengan membuka kabel busi dan mendekatkannya dengan bodi mesin. Gunakan kick starter seperti untuk menghidupkan mesin, dan periksa apakah ada nyala listrik  yang keluar. Apabila tidak ada percikan listrik, maka salah satu perangkat mengalami kerusakan.